Tuesday, February 21, 2017

Hurrrr herrrrr hurrrrr herrrrrr

Tahun Ayam.....

Seperti ayam, berkotek mulu..., hurrrr herrrr hurrrr herrrrr ribut ditaburkan beras. Sambil makan sambil gosip, ya....pernah dong mengasih ayam makan. Kurrrr..kurrr..kurrrr..., taburkan aja setengah genggam beras, seluruh ayam huuurrrrrr herrrrr hurrrrr herrrrr langsung mendekat. Tapi kalau berasnya udah abis dan dikais-kais ama kaki ayam emang ngak ada, satu persatu ayam akan pergi. Mau datangkan ayam lagi, gampang....taburkan segenggam beras lagi....Hurrrrr herrrrr hurrrr herrrrr ayam dari segala penjuru mata angin datang, ngak peduli tuh ayam lagi flu, masuk angin atau lagi bobok-bobok capek ama anaknya di kandang, mendengarkan bunyi kurrrr kurrrrr kurrrr dan ditaburkan beras, ayam sekandang-kandangnya pasti datang mendekat. Tapi jangan salah, ayam bukan orang yang eh binatang yang gampang didekati setelah dikasih makan apalagi kamu sok pedekate ama anak ayam. Dilihat induk ayam, pasti senggol bacok hahahahahahaha. Itu tipikal ayam pada umumnya yang gua kenal selama menjadi pengasuh kandang ayam belakang hehehehehehe. Sumpah lho, alm. Bapak gua buat kandang ayam, lu pikir mau buatnya sekecil kandang marmut, buat kandang ayamnya udah mirip satu kamar kos-kosan. Sayangnya kandang ayam belakang rumah gua udah dibongkar saat alm. Bapak gua udah ngak lagi dan juga ayam-ayamnya udah pada dijuali atau kadang ada yang pura-pura jadi orang tua asuh ayam gua, ayam doi dan ayam gua dijadikan saudara, awalnya bermula sama-sama dikasih makanlah...namanya ayam, ngak peduli itu bukan tuannya, tapi kalau ada yang taburkan beras, larrrrriiiiii huuuurrrr herrrrr hurrrr herrrrr dan mulailah mereka mematuk beras 
Dan setelah alm. Bapak gua meninggal...saudara seayam itupun mengakui itu ayamnya. Dan sialnya walaupun kandang ayam yang dibuat segede kamar kos tapi pintunya dibuat semungil tubuh gua dan tubuh adik gua. Jadinya saat ayam bertelur atau membersihkan kandang ayam, gua dan adik gua yang nomor dua yang dimasukkan ke dalam kandang untuk mengambil telurnya tugas gua dan mengambil bekas sabut kelapa sebagai alas tempat mengeram induk ayam tugas adik gua. Tahukah anda ? Gua kalau menceritakan ini campur-campur...mau ketawa dan kasian. Adik gua paling takut sama...anak ayam, bukan induknya. Bayangkan adik gua serasa dimasukkan ke kandang buaya hahahahahaha. Keluar-keluar dari kandang ayam, matanya sedikit memerah menahan tangis ketakutan. Kasihan emang, tapi gimana lagi...anak bapak gua semuanya cewek dan jangan harap gua bersaudara dibiasakan dibelikan boneka. Dulu harus tahu kunci pass dari nomor sekian sampai sekian, martil, kuku kambing, obeng, tang dan segala tetek bengek perkakas mobil. Bapak gua suka mengutak-atik mesin, listrik sampai berkebun, tapi kalau gua pikir...Bapak gua ngak ahli-ahli kaleeee, kebanyakan main perasaan. Yang rusak lain, yang diperbaiki lain...ujung-ujungnya...mendorong tiap pagi heehehehehe.    
Setahu gua, ayam sebenarnya dikasih makan supaya cepat besar dan saat ditimbang, ng...ng...ng berat-berat 1,3 kg atau 1,5 kg, langsung dijual atau disembelih untuk sambal makan atau dijual untuk mendapatkan uang. Hidup itu mutualisme, saling menguntungkan kaleeeee tapi yang buntung ujung-ujungnya ayam harus tetap dipotong, dijadikan ayam goreng bisa, digulai bisa, diopor bisa. 
Satu lagi...terkadang ada ayam sudah dikasih makan dan diberi kandang yang luas seperti yang dibuatkan oleh alm. Bapak gua, terkadang berontak ngak mau dipotong atau ditangkap untuk dijual dijadikan uang. Mungkin karena punya mata mirip lampu sein, ayam kalau didekati, pasti langsung lariiiiiii huurrrrrr herrrrr hurrr herrrrrrr. Entahlah kalau ada yang punya bakat pawang ayam, bisa mendekati ayam, bisa peluk-pelukan, cipok-cipokan ataupun bisa selfie bareng. Ahayyyy....
Satu lagi, walaupun semasa hidupnya ayam mempunyai sikap atau budi pekerti yang baik...., hati ayam tidak bagus untuk dikonsumsi. Tapi bagi yang suka hati ayam, ya....terserah, umur bukan dihati ayam kan ?? hehehehehe.....tapi gua teringat aja ama cerita guru biologi gua kalau fungsi hati salah satunya adalah menetralisir racun....kenapa orang suka dibilang makan hati ?? Menurut gua.....yaaaaa, dihati itu tempat menetralkan segala racun, jadi jumpa orang beracun atau keong racun, cukup dinetralkan dalam hati aja hahahaha. Bukan begitu ???? begitulah. 

------------------------

Fungsi Hati dalam tubuh adalah adalah tempat distribusi makanan tempat menghancurkan eritrosit tempat penyimpanan glikogen tempat pembentukan protrombin dan fibrinogen, penghasil empedu menetralkan racun dan pembentukan urea. (Sumber : http://www.pustakasekolah.com/fungsi-hati.html)

-------------------------

Sebagai tanda terimakasih dan emang ayam sangat berguna bagi semua...makanya orang banyak memberi label KFC atau CFC atau Chicken Katsu.....malah ada yang mengabadikan nama ayam sebagai judul buku "Chicken Soup"..... 
Kelemahan ayam berdasarkan pengalaman hidup gua hehehehe...ayam itu rabun senja ! Tapi kalau malam-malam atau magrib menangkap ayam..., ayam akan larii sradak sruduk dan yang buat pening,.,..suaranya bikin ributtttttttttttt. Se-RW bisa heboh dengar suara ayam mau ditangkap.
Satu hal ayam bisa membuka pertanda alam..., namanya ayam suka berkotekkan, suka gosip setali dua tali empat tali ama gua hehehehehe. Gua ayam ?? Elu kaleeee...... Kata orangtua dulu, kalau ayam berkokok menjelang magrib, siap-siap dengar kabar ada yang hamil diluar nikah. Gua dulu ngak percaya, tapi ketika dua kali pernah saat magrib dengar kemudian beberapa minggu dengar kabar ya emang kejadiannya kek gitu. Mudah-mudahan gua dan juga siapa aja dipelihara-NYA. Sok ya gua...gua malam ini ngak ada sok jeloussss atau sok sekali, atau sok dua kali...Gua cuma cerita tentang ayam gua dulu. 
Kelemahan ayam menurut gua adalah telurnya. Gampang pecah, gampang busuk kalau masuk angin dan harus rela disebut telur mata sapi ! Bayangkan susah payah memperjuangkan telur menetas dari lubang ekor, tahu-tahu pas dijadikan menu makanan dan dihidangkan, sapi yang dapat namanya. Pedih ngak sihhhhh ??? 
Lantas pertanyaan orang dari duku yang suka gua dengar adalah....mana dulu telur atau ayam. Logika gua adalah ayam dulu, proses selanjutnya ayam bertelur dan berkembang biak. Karena orang suak bilangkan diceramah-ceramah..."Tuhan menciptakan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan...." Enak kan dengarnya ????  Kalau dengar ceramah model gini okeh ngak sihhhh, sekedar tanya aja..."Tuhan menciptakan telur dan air mani manusia, telur hewan dan biji tumbuh-tumbuhan....."  Lagian menurut gua cerita manusia pertama Adam dan Hawa, adalah wujud sepasang manusia, setelah itu berkembang biak atau melahirkan keturunanya. Menurut gua sihhhh, entahlah menurut teori Darwin...nenek moyang manusia adalah kera. Menurut kamu......???? Udah ah panjang kaleee cerita ayam gegara gua lihat postingan hehehehehe.      

Kekuatan ayam adalah ayamlah hewan yang paling pagi berkokok.....pekerja keras, istilah sampai mengkais-kais tanah pun mau, ayam banyak manfaatnya, dagingnya diolah menjadi apapun enak asal ada label ayam dan bersaing ketat dengan olahan daging sapi. Dulu zaman gua kecil, kalau orang kaya makannya ayam terus...., sekarang ada beberapa orang kaya yang pernah gua kenal malah makan sama ayam. Ayam siapa ???? I am not. Are you ???? Ayam sorrylah kalau salah ya, cuma becanda aja kok.  Ayam sangat perhatian sama anak-anaknya yang masih unyu-unyu, gua jamin galakan ayam lagi beranak kecil atau sedang mengeram dibandingkan gua, soale main patuk eh....Ayam memiliki garis tangan sebagai orang-orang pintar, ngak percaya ???? Susah mana baca tulisan cakar ayam apa resep ...... ?? Ini sekedar canda aja, ayam kan termasuk salah satu shio dalam kepercayaan orang-orang China. Udah ngantukkkkk I am tidur dulu ya.....kukuruyuuuuuk. Eh salah.    

Monday, February 20, 2017

Semangat 🌟⭐

Emotions

Emotions






Menghadapi hari esok 😡😢😭😫😩😨😞😟 Betul-betul membuat aku menjadi keringat dinginπŸ˜… dan lelah berfikir lagi 😫, seandainya semua lancar dari dua hari kemarin sampai detik ini...tentunya aku hari ini πŸ˜‡πŸ˜‹πŸ˜Š. Tuhan, apakah Engkau 😑😠 padaku πŸ™Š. Oh no, aku 😱 dan aku πŸ™ tak tahu ngomong apaπŸ˜·πŸ™…. Pasrah πŸ™Œ. Tetiba seorang sahabat lama sms dan aku menjadi πŸ˜ƒπŸ˜‡. Tetapi belum sepenuhnya πŸ˜„.... 


Malam ini aku mencoba 😴, tetapi masih belum tenang sebelum urusannya kelar 😭. Apakah kamu pernah merasakan πŸ˜žπŸ˜ŸπŸ˜• dan disaat-saat genting atau menit terakhir Yang Diatas memberikan jawaban-NYA...... dan jawabannya Ya atau Dapat 😘. Coba πŸ™‹ siapa yang pernah πŸ˜¨πŸ˜žπŸ˜–.....






Aku menulis ini sesuka hatiku 😎
Ngak berharap kamu, kamu dan πŸ™Šatau juga 😺
Menjadi πŸ˜„ atau 😁 atau 😈 atau 😍 atau juga 😞
Apalagi kalau πŸ™Š dan ini 😹
Sumpah πŸ™Ž ngak ada niat
Niatnya menulis ini karena πŸ™Ž 
Suka iseng corat-coret...
Bolehkah πŸ™Ž mencoret hatimu ?
Kan kutulis tentangmu dan 😸serta πŸ™Š
Dahulu kita bagai kepompong πŸ˜† πŸ˜€πŸ˜‚
Tapi kita kini πŸ˜‘πŸ˜ΆπŸ˜€πŸ˜ΎπŸ™ˆπŸ™‰


Mari ♫♪♬♩♪♫♬ 


Dulu kita sahabat
Teman begitu hangat
Mengalahkan sinar mentari

Dulu kita sahabat♫♪
Berteman bagai ulat
Berharap jadi kupu-kupu
*Kini kita melangkah berjauh-jauhan
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertingkah kejauhanNamun itu karna ku sayang

Reff:
Persahabatan bagai kepompong♬♬
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Semua yang berlalu♪♫♩
Biarkanlah berlalu
Seperti hangatnya mentari

Siang berganti malam
Sembunyikan sinarnya♪♫♬
Hingga dia bersinar lagi

**Dulu kita melangkah berjauh-jauhan♪♫♬♩
Kau jauhi diriku karna sesuatu
Mungkin ku terlalu bertingkah kejauhan
Namun itu karna ku sayang
ooo, ooo, ooo, ooo ♪♫♬♩♪♫
😍😍😍


πŸ™† berterimakasih padamu, kamu, juga kamu dan πŸ‰, 🐐, 🐏, πŸπŸ‚πŸƒπŸ„πŸ…πŸ‡πŸˆπŸ–πŸͺπŸ•πŸ“πŸπŸ.....karena telah membuat hari-hariku πŸ˜πŸ˜‡πŸ˜ˆπŸ˜’πŸ˜€πŸ˜­πŸ˜¬πŸ˜¨πŸ˜²πŸ˜΅πŸ˜ŽπŸ˜πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜…πŸ˜ŠπŸ˜‹πŸ˜ πŸ˜ŸπŸ˜•




Saturday, February 18, 2017

J.E. TATENGKENG

Lahir 19 Oktober 1907 di Kolongan, Sangihe, meninggal 6 Maret 1969 di Ujung Pandang.

Ia pernah aktif dalam pemerintahan Negara Indonesia Timur (NIT), mula-mula sebagai menteri pengajaran dan meningkat sebagai perdana menteri (1949). Dia pun pernah menjabat Kepala Inspeksi Daerah Kebudayaan untuk Sulawesi di Makassar. Tatengkeng adalah salah seorang pendiri dan pengajar Fakultas Sastra Universitas Hasanuddin, Makasar. Pernah sebagai anggota pengurus pleno Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional (BMKN).

Dia menulis puisi, esei, telaah, prosa, dan kritik sastra. Menulis di berbagai majalah antara lain: Pujangga Baru, Zenith, Indonesia, “Gelanggang” dalam Siasat, dan Konfrontasi. Dia pun pernah memimpin majalah kebudayaan Sulawesi, 1958.

Bukunya yang sudah terbit Rindu Dendam (1934)


BERIKAN DAKU BELUKAR
Terhanyut oleh aliran zaman, Indahlah taman,
Aku terdampar di dalam taman, Indahlah taman,
Kuheran amat, Di mata zaman!
Memandang tempat! . . . . . . . . . . . . .
Di situ nyata kuasa otak, Dan kalau hari sudah petang,
Taman dibagi berpetak-petak, Ribuan orang ke taman datang,
Empat segi, tiga segi . . . . . . . . . . . . .
Yang coreng-moreng tak ada lagi. Berikan daku Belukar saja,
Rumput digunting serata-rata. Tempat aku memuji Rasa!
Licin sebagai birun kaca.
Bunga ditanam beratur-atur,
Tegak sebagai bijian catur.
Jalan digaris selurus-lurus,
Bersih, sehari disapu terus!

BULAN TERANG
Sunyi lengang alam terbentang,
Udara jernih tenang.
Di langit mengerlip ribuan bintang,
Bulan memancar caya senang.
Angin mengembus tertahan-tahan,
Dan berbisik rasa kesukaan.
Bulan beralih perlahan-lahan,
Menuju magrib tempat peraduan.
Hati yang masygul menjadi senang,
Sukma riang terbang melayang,
Karna lahir Kerinduan semalam:
Ribaan Hua yang kukenang,
Kudapat t’rang, kasih dan sayang,
Serta damai hati di dalam

O KATA
Sudah genap …
O kata
Dua patah,
Yang dikata dengan nyata,
Oleh badan payah patah.
Itu kata
Ada berita,
Terbesar dari sewarta,
Karna oleh kata nyata
Tuhan menang segala titah!
Karna kata,
Aku serta
Oleh Allah diberi harta
Selamat alam semesta


(Sumber : http://www.cikancah-cyber.com/2016/06/puisi-puisi-j-e-tatengkeng.html)

Begini cara orang BATAK mendidik anaknya | Video asli " AKU GAK BANDAL Y...

Inilah Ibu rumah tangga Di Medan Versi Asli Batak #PARODY

Haik :)

Secuil cerita untuk seorang teman yang ada di sana. Dulu kita bagai kepompong, sekarang kita rempong yak :)) Gegara 1 orang aja. Membungkuk hormat padamu, haik..haik...



..................................................
.................................................


Sepintas Sejarah Sisingamangaraja

Sumber :  https://tanobatak.wordpress.com/2008/01/11/sepintas-sejarah-sisingamangaraja/

Raja Si Singamangaraja XII
Patuan Bosar gelar Ompu Pulo Batu
Walaupun Raja Si Singamangaraja XI telah meninggal, Si Onom Ompu tidak merasa ada yang kurang dalam pemerintahan, karena Raja Parlopuk bekerja dengan cukup baik. Tetapi ketika musim kemarau datang dan membawa penderitaan, mulailah si Onom Ompu berfikir untuk adanya acara margondang. Raja Parlopukpun mereka persilahkan untuk mereka gondangi agar dia martonggo memohon turun hujan. Tetapi hujan tidak turun-turun juga.
Mulanya Ompu Pulo Batu tidak bersedia mereka gondangi karena merasa bahwa abangnya itu telah sebagai raja pengganti ayahnya. Akhirnya Ompu Pulo Batu bersedia karena melihat penderitaan yang diderita masyarakat Si Onom Ompu. Setelah melaksanakan upacara seperti yang biasa dilakukan, Ompu Pulobatu berhasil mendatangkan hujan. Ompu Pulo Batupun dinobatkan menjadi Raja Si Singamangaraja XII pada tahun 1871.
Ompu Pulo Batu lahir tahun 1848 dari ibunya boru Situmorang. Pada saat pemuda, Ompu Pulo Batu merantau ke Aceh, disana bergaul dengan pedagang dari Persia dan belajar banyak hal. Karena itu ketika perang melawan Belanda, Raja Si Singamangaraja XII dibantu oleh pejuang-pejuang dari Aceh, Dan dalam cap/stempelnya dipakai Bahasa Arab dan Bahasa Batak.
Pada tahun 1877 Raja Si Singamangaraja XII menyatakan perang kepada Belanda. Kemudian dia menjalankan perang terhadap Belanda selama 3 dasawarsa.


Friday, February 17, 2017

Garuda VS Naga

Episode selanjutnya....


Entah mengapa gua tadi malam buka beranda FB dan ketemu ada yang posting gambar ini. Gua pikir ini hanya gambar kartun biasa. Seekor burung, garuda kayaknya melawan seekor ular atau naga kayaknya. Gua sama sekali ngak tahu cerita pewayangan, wong saat acara pagelaran wayang zaman dulu di TVRI, gua pasti langsung tidur. Soale ngak ngerti bahasa si Dalang. pake bahasa jawa. Emang sihh ada terjemahannya pake bahasa Indonesia di layar TV.
Juga saat zaman gua kecil dulu, lupa kelas berapa, ada salah satu statiun TV swasta menayangkan Mahabrata. Gua ngak ngikuti kalee, tapi kayaknya ceritanya tentang Pandawa dan Rahwana. Cerita Naga dan Garuda kayaknya gua musti browsing ke mbah Google. "Bumi gonjang ganjing....." trek...tek...tek...tek....
Ntar diceritakan cerita keislaman sesuai agama gua, gua dibully abis-abis dan dibodohi teori pakai tanpa pakai  atau dianggap kaum bumi datar. Eleh ! Ya...Bani TTS, mendatar menurun......
Dalam Kisah Mahabrata dalam buku pertama atau atau bagian (parwa) pertama dari kisah Mahabharata berisi ringkasan keseluruhan cerita Mahabharata, kisah-kisah mengenai latar belakang ceritera, nenek moyang keluarga Bharata, hingga masa muda Korawa dan Pandawa). Gunanya ???? Ya cuma nambah wawasan gua aja hehehehe. 



------------------------------------------------
Kelahiran Sang Garuda
Sumber : http://tirtaamertacilacap.blogspot.co.id/2011/05/tirta-amerta-3.html


Daksa memberikan putri-putrinya untuk dijadikan istri Resi Kasyapa. Pernikahannya dengan Diti menurunkan Hiranyaksa dan Hiranyakasipu. Perkawinannya dengan Aditi melahirkan Indra dan Vamana. Perkawinannya dengan Dewi Kadru melahirkan para ular dan para naga, sedangkan perkawinannya dengan Dewi Winata melahirkan Aruna danGaruda. Dari satu kakek yang sama, para cucunya ada yang menjadi tokoh penegak dharma dan beberapa yang lain menjadi pemimpin golongan adharma.

Dewi Winata bersaing dengan Dewi Kadru. Dewi Kadru melahirkan ribuan butir telur yang menjadi ular dan naga, di antaranya menjadi naga Varuna dan Vasuki. Dewi Winata hanya melahirkan DUA BUTIR TELUR, dan karena lama tidak menetas, yang satu butir dipecahnya sebelum waktunya menetas dan menjadi Burung Aruna yang cacat. Kesalahan tindakannya nantinya harus dibayar dengan menjadi budak beberapa masa. Tugas Dewi Winata adalah memelihara dan membesarkan putra kandung dengan suka cita, akan tetapi karena tindakannya, dia harus merawat ribuan putra ibu lain dengan terpaksa. 

Pada suatu hari Dewi Kadru bertaruh dengan Dewi Winata, mengenai warna ekor kuda Uchaiswara yang keluar dari samudera ketika para asura dan para dewa bersatu mengaduk samudera untuk mencari tirta amerta. Tirta amerta adalah air kehidupan yang membuat makhluk hidup abadi tak dapat mati.

Para anak-anak ular dan naga memberi tahu ibunya bahwa sang ibu yang memegang taruhan warna ekor kuda tersebut hitam akan kalah, karena sejatinya ekor kuda tersebut berwarna putih. Dewi Kadru minta para anaknya bersatu menutupi ekor kuda agar menjadi nampak berwarna hitam. Naga Varuna, Basuki dan beberapa yang lain menolak dan dikutuk akan mati menjadi hewan persembahan. Para naga yang dikutuk kemudian bertapa mohon keselamatan kepada Yang Maha Kuasa. Akhirnya kedua dewi tersebut melihat bahwa ekor kuda berwarna hitam dan Dewi Winata menjadi budak Dewi Kadru untuk merawat anak-anak putra Dewi Kadru.

Telor Winata lainnya akhirnya menetas menjadi Garuda. Garuda paham bahwa dirinya harus berterima kasih kepada ibunya yang telah menyebabkan dirinya lahir di dunia. Dalam diri Garuda sudah ada benih kasih. Dia kemudian mencari ibunya dan akhirnya mengetahui bahwa ibunya menjadi budak perawat para ular dan naga. Garuda berusaha sekuat tenaga membebaskan, akan tetapi para ular dan naga sangat lincah di samudera. Akhirnya Garuda bernegosiasi dengan memberikan pengganti untuk dapat membebaskan ibunya dari perbudakan. Para ular dan naga minta barter “tirta amerta”, air yang membuat mereka tidak mati. Garuda berupaya sungguh-sungguh untuk mendapatkan air tersebut. Segala halangan dan rintangan dilewatinya untuk mendapatkan tirta amerta.  

Benih kasih yang berpotensi menjadi bhakti dalam diri Garuda

Dewa Wisnu melihat kesungguhan dalam diri Garuda. Seorang Guru telah melihat adanya benih kasih dalam diri muridnya. Dia paham bahwa benih tersebut berpotensi mekar menjadi lembaga dan muridnya dapat mencapai keadaan bhakti. Salah satu syarat untuk meningkatkan kesadaran adalah berani dan yakin, fearless and no doubt terhadap Kebenaran. Garuda dalam upaya menyelamatkan ibunya telah melepaskan keraguan dan ketakutan.

Wisnu melihat benih kasih itu dalam Garuda ketika mencari tirta amerta. Wisnu bermaksud memberikan tirta amerta untuk diminum Garuda, tetapi Garuda menolak. “Terima Kasih Gusti, tirta amerta ini untuk membebaskan ibu saya dari perbudakan. Saya percaya kebijakan-Mu, saya yakin dan tidak ragu, bila memang tetap mau memberi anugerah, hamba juga tak pantas menolak, berikanlah anugerah lainnya, Gusti”.

Bhakti berarti pengabdian tanpa pamrih. Pengabdian yang sesungguhnya merupakan manifestasi Kasih. Tanpa Kasih, kita tidak dapat mengabdi. 

Wisnu amat berkenan dengan sopan santun dan etika Garuda dan minta Garuda menjadi kendaraan Wisnu. Garuda tidak hanya mendapatkan kehidupan abadi, tetapi setiap saat selalu mendampingi Yang Maha Memelihara, sebuah keadaan penuh berkah bagi seorang bhakta. Selanjutnya, Garuda mohon pamit untuk menyelesaikan tugas keduniawiannya, membebaskan perbudakan ibunya. Kita-kita ini selalu menunda panggilan Ilahi. Guru adalah Duta Ilahi, yang mengingatkan kita adanya benih kasih di dalam diri. 

Di tengah perjalanan Dewa Indera menghentikan Garuda dan berpesan kepadanya, agar memberikan tirta amerta kepada para naga setelah Dewi Winata dibebaskan terlebih dahulu, agar dia tidak terpedaya ulah para ular dan naga.

Garuda minta Dewi Winata dibebaskan dan para naga diminta mandi dulu untuk membersihkan diri dari kesalahan yang telah mereka lakukan. Para ular dan naga mematuhi permintaan Garuda, mereka membebaskan Dewi Winata, dan mandi mensucikan diri. Ketika mereka sedang mandi, tirta amerta direbut para Dewa, sehingga para ular dan naga tak dapat hidup abadi, akan tetap mati walau dia dapat berganti kulit, meremajakan diri. Hukum sebab-akibat berjalan sangat rapi. Yang menipu akan ditipu.  

-----------------------------------------

Teka-tekinya.......

Mirip keadaan sekarang ngak ? Ngak tahulah.....Dua butir telur itu perlambang ??? Siapakah garuda ? Diposisi mana para ular dan naga ??? 

Bernegosiasi dengan memberikan pengganti untuk dapat membebaskan ibunya dari perbudakan

Wisnu amat berkenan dengan sopan santun dan etika Garuda 
Garuda mohon pamit untuk menyelesaikan tugas keduniawiannya, membebaskan perbudakan ibunya. Kita-kita ini selalu menunda panggilan Ilahi.

Tirta amerta direbut para Dewa, sehingga para ular dan naga tak dapat hidup abadi, akan tetap mati walau dia dapat berganti kulit, meremajakan diri....



Wednesday, February 15, 2017

Tidak mengapa


Angin sepoi-sepoi :) Dulu gua pernah berharap banyak pada...., banyak sekali. Tapi di tempat, dimana segala sesuatu tidak akan bisa tertutupi, seasli-aslinya perlakuan dan perbuatan akan jelas terlihat. Ternyata sama, tidak kamu dan tidak juga yang disana....kakak beradik itu memandang dari uang dan harta benda. Lain, tidak ada :)) Sesadar-sadarnya gua akhirnya di sana :))



"Bulan separuhhhh....."

   

Ada apa ya

Mau masuk ke jalan menuju rumah, gua melihat seorang bocah laki-laki, kayaknya seusia bocah kelas 2 atau 3 SMP deh, bocah itu tegak di simpang, dekat rumah gua. Kayak kebingungan dan mukanya nelangsa banget. Otak gua mulai fiktor hehehehehe, jangan-jangan nih anak lari dari sindikat perdagangan manusia atau ??? Jarum jam udah menunjukkan pukul 21.30 menit, minas alias mie nasi goreng yang gua beli malam ini seolah-olah berteriak pengen-pengen cepat dilahap tapi gua masih penasaran sama bocah laki-laki yang masih tegak berdiri, gelisah dan muka sedih. Jangan-jangan ??? 
"Ada apa dek ?" gua mendekati si bocah yang jaraknya sama dia hanya 4 atau 5 meter. Si bocah melihat ke arah gua, asli mukanya nelanggssssssaaaa banget, pengen nangis kayaknya. Cup..cup...cup ajinomoto hehehehehe.
"Nunggu mama, nte.." katanya sedih.
"Mamanya kemana ?"
"Mama pergi dari tadi" mukanya makin menunjukkan kesedihan..
"Rumahnya dimana ???"
"Dibelakang, nte. Pagar putih..."
Helowww, gua kok nekad SKSD, nanya-nanya alamat sementara cerita modus kejahatan menggunakan anak-anak yang minta diantar ke alamat rumahnya langsung terlintas di otak gua yang fiktor malam ini..., ngggg kayaknya malam kemarin jugalah hehehehehehe. Si bocah masih menatap penuh harap ke depan, berharap ibunya datang. Kasian campur takut kena jebakan betman tapi lebih dominan gua merasa kasihan lihat tuh bocah dan tetap melanjutkan pembicaraan, soalnya jam-jam segini daerah rumah gua tumben sepi. Biasanya anak-anak seusia bocah ini pada ramai nongkrong diatas sepeda motornya depan pos ronda. Gua terkadang semak lihat kelakuan ABG yang suka nongkrong depan portal dekat pos ronda, soale kalau nongkrong tetap diatas hondanya, ditepi jalan dan dekat portal depan pos ronda. Bukannya kenapa-napa, kalau ngak ada portal yang miringnya 75 derajat, ngak papa atau jangan nongkrong ditepi jalan depan portal, nongkrong kek dekat lapangan samping pos ronda kan bisa. Lapang lagi, bisa guling-gulingan kalau mau sama sepeda motornya. Kalau gua sendirian masuk sih ngak masalah lewat portal tapi gua kasihan lihat mobil gua lecet nyangkut kena portal hahahahahahaha. Segitunya ya guaaaa heheheheehee, somse amat yak. Ngak lah gua ngak masalah mereka nongkrong dimana aja tapi jangan pas dekat portal, gitu aja. Kan jalan milik bersama dan milik umum, ya mungkin kemarin-kemarin seabad yang lalu emang milik nenek moyang tapikan udah dijadikan jalan umum. Gitu lhoo. Sebenarnya bocah ABG di daerah rumah gua ngak banyak lagi tapi teman-temannya yang banyak. Mau marah ?? nanti dululah, ditabung dulu marahnya....       
Balik lagi ke cerita si bocah yang lagi kebingungan dekat simpang rumah gua..."emang rumahnya terkuncinya ya..."
Si bocah kelihatan benar-benar mau nangis...dan mendekati gua. "Ngak nte.., besok tuh ada pr, prnya banyak....., jadi belum dikerjain..."
"No hape mamanya ada "
"Hapenya dibawa mama...." dan kembali ke jalan dekat simpang berharap mamanya datang.
Duh mama, kemana sih malam-malam begini ??? "Pulang dululah, udah sepi di sini, nanti mamanya pulang tuh...." kata gua ke arah bocah tersebut dan diapun dengan muka sedih pun pulang menyusuri jalan depan rumah gua. Jangan-jangan si mama korban perdagangan wanita. Mulai...mulai fiktor, darma ! Mana tahu dang mamanya lagi merayakan kemenangan calon walikotanya, saking senangnya lupa buat pr. Becanda keleuuusssss.......... Siapapun yang menang, katanya sihhh ngak mempengaruhi status jomblo gua, hahahaha. Hidup terus begini dan tidak begitu....Iya sihhh itulah pilkada, setelah jadi suka lupa. Bukan pil kabe..., jadi kalau lupa pasang. 
Dan satu lagi....mama, cepat pulang ya...., pr nya banyak lho. Met malam ! :)    
  

     

 Alhamdullilah akhirnya bisa diakses juga....πŸ’˜πŸ’—πŸ’–πŸ’•