Kami kemarin....dari putih abu-abu sampai seribu warna....#bestfriend
Monday, August 14, 2017
14082017_BF
Alhamdullillah kelar semua, fokus lagi....😇😇 Semoga ke depannya lebih baik lagi. Keep Fighting !
Kami kemarin....dari putih abu-abu sampai seribu warna....#bestfriend
Kami kemarin....dari putih abu-abu sampai seribu warna....#bestfriend
Tuesday, August 8, 2017
Dimulai dari 0
BPS memberikan pengertian industri kecil berdasarkan jumlah tenaga kerja, jika tenaga kerjanya berjumlah 1-4 orang dinamakan industri mikro sementara industri kecil adalah perusahaan industri yang tenaga kerjanya antara 5-19 orang. Sedangkan UU No. 8 Tahun 2008 memberikan pengertian industri kecil atau menengah berdasarkan jumlah modal dimana kriteria usaha mikro memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan usaha sedangkan kriteria usaha kecil memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp. 50 juta s/d 500 juta tidak termasuk tanah. Untuk masuk sebagai usaha menengah jumlah kekayaan bersih lebih dari Rp. 500 juta s/d 10 M. Usaha Mikro Kecil dan Menengah ini terbukti tahan krisis, hal ini terbukti saat krisis moneter tahun 1998.
-----------------------------------------------------------
Data Badan Pusat Statistik memperlihatkan, pasca krisis ekonomi
tahun 1997-1998 jumlah UMKM tidak berkurang, justru meningkat terus,
bahkan mampu menyerap 85 juta hingga 107 juta tenaga kerja sampai
tahun 2012. Pada tahun itu, jumlah pengusaha di Indonesia sebanyak
56.539.560 unit. Dari jumlah tersebut, Usaha Mikro Kecil dan Menengah
(UMKM) sebanyak 56.534.592 unit atau 99.99%. Sisanya, sekitar 0,01%
atau 4.968 unit adalah usaha besar. Data tersebut membuktikan, UMKM
merupakan pasar yang sangat potensial bagi industri jasa keuangan,
terutama bank untuk menyalurkan pembiayaan. Karena sekitar 60 - 70%
pelaku UMKM belum memiliki akses pembiayaan perbankan. (Sumber: http://www.bi.go.id/id/umkm/penelitian/nasional/kajian/Documents/Profil%20Bisnis%20UMKM.pdf)
---------------------------------------------------------------
So, UMKM kecil-kecil cabe rawit hehehehe, kenapa gua membahas UMKM terutama Usaha Mikro Kecil karena kemarin malam gua ke tempat Nyah gua, usia masih muda dan cantik..., ngak nyangkanya gua pikir usaha juice tersebut punya ortunya tapi ternyata punya doi dan pacarnya. Teringat Kajol dalam film Kuch Kuch Hota Hai deh gua..."Rahul, juice..., juice !" Pokoknya hubungan super support deh 👦👧 Untuk memulai Usaha Mikro Kecil hal pertama yang dibutuhkan adalah menghilangkan rasa gengsi, G-E-N-G-S-I ! Soal tadi ada adik teman nanya-nanya seputaran usaha tapi ngak mau pake modal alasan pernah buka usaha pakai modal tapi ngak jalan alias gulung tikar. Gua kalau soal nasehat secara teori numero uno tapi pas terjun lapanagan ??? Ahhh bentar lagi gua uji, soale 2 atau 3 hari ke depan baru tahu hasil. Tadi kayaknya udah di ACC hehehehehe. Semoga lancar ke depannya, aminnnn....
Adik teman gua itu maunya usaha tanpa modal, ngak mau nawarin produk/barang ke calon konsumen atau seperti sales, ngak mau jualan online juga dengan alasan bla..bla..bla... tapi orang yang datang ke kita bawa uang 100 juta. Apa bisa ???? Disaranin jualin produk orang dengan sistem komisi, modal ngak keluar cuma cuap-cuap ke orang yang dikenalnya juga ogah, pengennya berdoa semoga rezeki bertambah. Darimana ???? Doa tanpa usaha sepertinya seorang pemimpi dan usaha tanpa doa seperti seorang yang sangat sombong, ngak perlu Tuhan dan tuhan. Gua hanya bisa nyaranin..."dek diminum airnya...." Cuma itu yang gua suguhin yang bisa diterima kayaknya. Dan mereka pun meminum suguhan air yang ngak seberapa itu disela-sela tamu gua lainnya yang mengabarkan "dalam 2 atau 3 hari inilah, mbak..."
Sebenarnya usaha apapun sampai modal dengkul pun, hal yang terpenting adalah bisa jualan ! Kalau cuma menunggu orang datang seperti yang dimaunya, kayaknya semakin hari jenis usaha bervariasi, orang berlomba-lomba buka usaha dan punya strategi pemasaran tersendiri untuk jemput "bola", bukan seperti penjaga gawang, nunggu dijebol. Hahahahaha.... Teringat serial The Apprentice di RCTI dulu makanya wajah Donald Trump, si presiden Amrik itu sangat familiar bagi gua, ceileeee. Soalnya doi dulu yang bawain acara The Apprentice, teringat salah satu episodenya yang sangat berkesan sampai kini bagi gua. Soalnya gua jagoin seorang wanita tamatan Harvard, dijamin cerdas bukan ???? Tapi pas jualan produk kalah sama peserta lainnya yang level pendidikannya ngak seberapa tapi emang dalam episodenya ini peserta berhak melakukan cara licik tapi bukan jual selangkangan. Cara licik ya mulai dari mengembat calon konsumen sampai menyerang secara fisik dan kata-kata. Di dunia usahakan emang seperti itu kan ?? Ada yang bersaing sehat lima sempurna, ada yang tidak sempurna sehatnya hehehehehe...."Darma itu ngetik pakai darah babi hahahahahaha......"
Besok ya disambung.......auooooooooooooo....
Sunday, August 6, 2017
Blog baru
Udah jam 00.43, akhirnya blog gua satunya selesai. Blog tersebut rencananya gua pergunakan untuk memuat tugas-tugas kuliah dulu kala, supaya ada manfaatnya bagi yang perlu khususnya bagi gua sendiri karena udah banyak flasdisk, CD maupun hardisk gua dijebol virus sehingga banyak data-data gua yang lama lenyap tak berbekas sampai kini. Kalau gua campur tugas-tugas lama itu di blog gado-gado ini, orang ngak yakin itu tugas serius, ntar disangka cerpen ilmiah atau curcol ilmiah. Btw busway gua juga berharap bisa punya hape baru untuk dokumentasi yang okeh sekalian memuat tulisan tentang studi kelayakan sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) lengkap penjabaran dengan analisa SWOT secara teori dan lapangan supaya dapat menjadi ide bagi gua dan yang memerlukan ditengah peluang usaha yang bertebaran modal tapi tahannya hanya satu musin penghujan aja. Kalaupun ide membuat blog ini gua bocorin di blog gua, mana tahu dang gua niatnya hangat-hangat taik ayam, ya....setidaknya kamu bisa meneruskannya, menetaskan telurnya. Ya...ngak yam ? Tapi sebenarnya blog yang baru lahir jam 10 malam tadi dengan jenis kelamin perempuan di beri nama ...... , nantilah pas akikahannya, 7 hari lagi gua kasih tahu. Hehehehe...telek ayam kan ???? Kan lah 😅😅
Saturday, August 5, 2017
Seandainya kemarin gua dipinjamkan, bukan merampas secara halus
Pasti masih milik gua, tapi....ya sudahlah....
Gua ngak menyesal, pembelajaran kemarin terlalu banyak
Kayaknya pelajaran untuk 2 semester dikebut semalam
Gua mengingat jelas ceritanya, semoga berganti lagi 😇😇
Semangat darma !
Diasingkan, dirampas dan lepas
Dan mencoba lagi mengusir.....
Betul-betullah
"Ada pelangi indah sehabis hujan"
H2C
Jam 12 teng, petugas ronda depan rumah gua udah memberi tanda jam malam hehehehehe, semoga pr gua selesai malam ini, biar besok bisa panen, pengen beli es cream hhhhhahhhhhh.Moga permohonan gua diterima, tahu dari dulu gua lakukan.. Hmmmmm lebih baik terlambat daripada tidak diundang hihihi.....💋💋💋 Semangat !
Friday, August 4, 2017
04082017
Pada dasarnya gua malas berdebat menyangkut harkat hidup orang banyak semisal agama hehehehe soalnya abis debat palingan otak mulai sedikit panas, muka tegang, harga diri mirip obral akhir tahun di mall, 70 % + 25 % hahahaha. Kidding 👯 Daripada memperdebatkan sesuatu hal yang udah ada sebelum gua lahir, gua lebih suka mendengarkan lagu, mengerjakan pr gua, atau mengerjakan kegiatan tidak penting bagi negara seperti memotong kuku gua, memperbanyak calon nyah atau bos gua, cobaian es cendol baru atau sekedar jalan-jalan menghabiskan umur gua di jalan. Tulisan remeh temeh di blog gua yang culun ini sekedar iseng mengisi waktu luang ditengah himpitan "pemanasan global" hehehehehe. Ceile...bentar ya, gua perbaiki antena gua, ketinggian nangkap siaran. Apa gunanya berdebat ? Pertanyaan ini selalu muncul kalau gua dulu ikutan perkuliahan dengan metode seminar. Dulu yang gua ingat, gua lebih suka mencoret buku gua dengan menggambar pemandangan, bunga ataupun tulisan lain yang tak berguna daripada melihat 2 orang teman gua saling adu argumentasi tapi yang gua rasa dan lihat seperti ajang "pamer kekuatan" untuk lebih memojokkan diselingi gaya interupsi seperti sidang-sidang petinggi negara, yang belum gua tonton saat perkuliahan dengan metode seminar hanyalah acara lempar kursi atau meja mirip sidang paripurna DPRD Ogan Ilir Sumatera Selatan. Sepanas-panasnya suasana perdebatan dengan tema "toleransi di Indonesia", secempreng-cemprengnya suara teman gua mempertahankan argumennya sampai urat leher agak tertarik diselingi hujan interupsi, gaya lempar meja ataupun kursi tidak pernah ada. Tidak pernah ada. Entahlah kalau gua besok jadi anggota DPRD perwakilan Laut Natuna Utara. Ada gitu nama laut itu ??? Laut China Selatan menjadi Laut Natuna Utara seperti itulah gua meresapi arti tulisan doi, barang yang diceritain itu-itu juga, tujuannya itu-itu juga. Gua memandang dari sisi Indonesia dan menamakannya Laut Natuna Utara sementara doi memandang dari Beijing sana dan menamakannya Laut China Selatan, Masalahnya ???? Bagi gua ngak masalah memancing ikan terutama di Laut Natuna Utara, tapi naluri keikanan gua muncul dan segera melompat tuing...tuing...tuing melahap umpan. Begitulah asal muasal penampakan ikan duyung hahahahahaha. Gaya frammingnya sangat bagus, ceileee...kata framming ini gua dapat dari salah satu teman di efbi, gua dulu ngak familiar istilah-istilah jurnalistik, sekarang ngak juga hehehehehe...Sebanyak ini kata-kata yang gua tulis pada intinya gua orang yang ngak suka debat, gua tahu kemampuan gua dan sangat sungkan rasanya gua yang baru belajar kuda-kuda mencoba adu ilmu sama orang yang tingkat ilmu kanuragannya udah digdaya mandraguna hehehehehehe.
Thursday, August 3, 2017
Mengapa anda membenci agama saya ?
Mengapa anda membenci agama saya ?
Malam ini sehabis hujan mengguyur Kota Pekanbaru dan gua udah nyampe di rumah dari acara hurr herrr hurr herrr cari inspirasi dan tak lupa tadi sore menyempatkan menikmati segelas es cendol. Hmmm...apa yang dicari dan apa yang didengar kayaknya malam ini klop. Gua resah dan gelisah mirip Obbie Mesakh, penyanyi 80-an yang resah dan gelisah menunggu si pacar sampai malu sama semut merah yang berbaris di dinding. Gua ??? Resah dan gelisah menunggu giliran kapan gua bahagia, eleh ! Soalnya akhir-akhir ini masalah demi masalah beruntun menghampiri gua dan gua merasa udah terlalu lebai menjalani penderitaan ini tapi kok ada orang yang ngak merasa lebai semena-mena ke gua. Dari zaman dulu doi terus yang menjadi peran utama antagonis dalam hidup gua, hhhh....pegal hati, pegal otak dan pegal semua-muanya....
Ketika menjelang magrib gua menyusuri jalan pulang ke rumah, gua mendengar siaran radio dan satu ayat ini terasa pas buat gua hari ini.....
Si penyiar mengutip terjemahan Surat Al Baqarah ayat 177 selesai azan magrib berkumandang di radio tersebut dan selama perjalanan menuju ke rumah, tiba-tiba gua jadi orang yang bertakwa, hahhhhhh...hahahahaha, ngaklah, sekedar "siraman air hujan" yang menyejukkan di hati gua yang gersang, tandus, penuh pu'un kaktus dengan beberapa unta menghiasi halamannya. Udah mirip padang pasir hati dedek, bang. Hehehehe....lebai ah...., "dikit-dikit ngutip ayat," kata Jeng Kelin. "Mentang-mentang ditebak aplikasi efbi, kalau situ mirip Mamah Dedeh..." sambung Jeng Kelin lagi dan lagi-lagi buat jengkel. Maaf ya panggilan unyu-unyu gua..."Dedek" bukan "Dedeh".
Btw busway....setandus-tandus, segersang-gersangnya hati gua, ternyata mendengar kutipan surat Quran yang ngak sengaja gua dengar melalui radio buat hati gua sedikit adem, apalagi membaca statusmu tentang damai di langit dan bumi serta segala isinya... Hati gua makin terasa sejukkkkk. Tidak seperti kemarin, memojokin agama orang mulu tanpa mengukur sudah seberapa baikkah anda menjalani agamamu sendiri tanpa mencampuri agama orang lain, mulai dari cara beribadah dengan alam semestanya... Apakah kamu penjelmaan Snouck Hurgronje ????
-------------------------------------------------------
Snouck Hurgronje, Islam, dan Aceh
Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2015/03/06/snouck-hurgronje-islam-dan-aceh
----------------------------------------------------------------------------
Apakah kamu Snouck Hurgronje era modern ?? Seluas matamu memandang tersirat seperti gaya Snouck Hurgronje ! Baper atau lucunya sebuah agama, surga atau neraka yang menjadi tujuan, negara aja menjamin penduduknya bebas merdeka menjalankan ibadahnya sesuai agamanya, kamu kok ngak menjamin dirimu untuk tidak ikut mencampuri ibadah/agama orang lain !!! Jangan-jangan hasil penelitian ini agak meleset................
---------------------------------------------------------------------------
SURVEI : GENERASI INDONESIA PALING BAHAGIA
Sumber : https://cantik.tempo.co/read/news/2017/02/10/330845296/survei-generasi-muda-indonesia-paling-bahagia
Malam ini sehabis hujan mengguyur Kota Pekanbaru dan gua udah nyampe di rumah dari acara hurr herrr hurr herrr cari inspirasi dan tak lupa tadi sore menyempatkan menikmati segelas es cendol. Hmmm...apa yang dicari dan apa yang didengar kayaknya malam ini klop. Gua resah dan gelisah mirip Obbie Mesakh, penyanyi 80-an yang resah dan gelisah menunggu si pacar sampai malu sama semut merah yang berbaris di dinding. Gua ??? Resah dan gelisah menunggu giliran kapan gua bahagia, eleh ! Soalnya akhir-akhir ini masalah demi masalah beruntun menghampiri gua dan gua merasa udah terlalu lebai menjalani penderitaan ini tapi kok ada orang yang ngak merasa lebai semena-mena ke gua. Dari zaman dulu doi terus yang menjadi peran utama antagonis dalam hidup gua, hhhh....pegal hati, pegal otak dan pegal semua-muanya....
Ketika menjelang magrib gua menyusuri jalan pulang ke rumah, gua mendengar siaran radio dan satu ayat ini terasa pas buat gua hari ini.....
Bukanlah menghadapkan
wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya
kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat,
kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya,
anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan
orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan
shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia
berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam
peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah
orang-orang yang bertakwa
Si penyiar mengutip terjemahan Surat Al Baqarah ayat 177 selesai azan magrib berkumandang di radio tersebut dan selama perjalanan menuju ke rumah, tiba-tiba gua jadi orang yang bertakwa, hahhhhhh...hahahahaha, ngaklah, sekedar "siraman air hujan" yang menyejukkan di hati gua yang gersang, tandus, penuh pu'un kaktus dengan beberapa unta menghiasi halamannya. Udah mirip padang pasir hati dedek, bang. Hehehehe....lebai ah...., "dikit-dikit ngutip ayat," kata Jeng Kelin. "Mentang-mentang ditebak aplikasi efbi, kalau situ mirip Mamah Dedeh..." sambung Jeng Kelin lagi dan lagi-lagi buat jengkel. Maaf ya panggilan unyu-unyu gua..."Dedek" bukan "Dedeh".
Btw busway....setandus-tandus, segersang-gersangnya hati gua, ternyata mendengar kutipan surat Quran yang ngak sengaja gua dengar melalui radio buat hati gua sedikit adem, apalagi membaca statusmu tentang damai di langit dan bumi serta segala isinya... Hati gua makin terasa sejukkkkk. Tidak seperti kemarin, memojokin agama orang mulu tanpa mengukur sudah seberapa baikkah anda menjalani agamamu sendiri tanpa mencampuri agama orang lain, mulai dari cara beribadah dengan alam semestanya... Apakah kamu penjelmaan Snouck Hurgronje ????
-------------------------------------------------------
Snouck Hurgronje, Islam, dan Aceh
Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2015/03/06/snouck-hurgronje-islam-dan-aceh
Snouck Hurgronje (1857-1936) adalah seorang ilmuan
Belanda yang diakui sebagai pelaku dan pencatat sejarah yang telah memberikan
sumbangan paling berharga dalam memahami lika-liku politik pemerintahan Hindia
Belanda di Indonesia. Di lain sisi, orang sampai hari ini masih mencaci-maki
Snouck karena dianggap ia telah mempermainkan agama Islam untuk kepentingan
politik Kolonial Belanda di Indonesia termasuk di Aceh.
Karena itulah Snouck Hurgronje dianggap
sebagai biang dari munculnya konflik-konflik pemahaman Islam di Indonesia.
Snouck Hurgronje dilahirkan di Oosterhout pada 8 Februari 1857 dan meninggal di Leiden 15 Juni 1936. la dibesarkan di tengah keluarga
pendeta terkemuka Protestan yang sangat konvensional dan ortodok. Snouck
belajar di Leiden yang lingkungannya saat itu sudah sangat liberal.
Karena pengaruh itu, agama Islam dianggap
sebagai suatu bentuk degenerasi kebudayaan yang oleh kalangan Kristiani di
Leiden (tempat Snouck belajar) dianggap sebagai “hukuman Tuhan” atas segala
dosa kaum Nasrani. Artinya, agama dan budaya Eropa dalam pemahaman mereka lebih
unggul dari pada agama budaya yang berkembang di dunia Timur (oriental).
Sebagai sarjana dan pakar Islamologi, Snouck
pada 1894 mendapatkan semacam tugas dari Kementerian Urusan Jajahan Negeri
Belanda untuk belajar bahasa Melayu ke Arab. Selama di Arab, enam bulan pertama
Snouck tinggal di Jeddah, la berhasil bergaul dengan ulama-ulama asal Nusantara
(Indonesia) sambil terus belajar bahasa Melayu. Seorang ulama Nusantara yang
paling dekat dengan Snouck di Jeddah waktu itu adalah Reden Aboe Bakar
Djajadiningrat asal Priangan, Jawa Barat. Malah atas saran dan bujukan Aboe
Bakar ini Snouck Hurgronjen kemudian masuk agama Islam di rumah Aboe Bakar di
Jeddah pada 4 Januari 1885. Dan bahkan yang memberikan nama Abdul Ghafar untuk
Snouck Hurgronje setelah masuk agama Islam ialah Raden Aboe Bakar itu.
Berita Snouck masuk Islam di Arab yang
berganti nama Abdul Ghafar menjadi berita santer di kalangan orientalis dunia.
Mereka seakan tak percaya kalau Snouck Hurgronje telah masuk Islam secara
terang-terangan. Sebab mereka (para orientalis) ini belum menemukan dukumen
resmi pengukuhan Snouck masuk Islam. Karena yang mereka tahu Snouck pergi ke
Arab (Mekkah) bukan untuk masuk Islam, melainkan untuk belajar agama Islam.
----------------------------------------------------------------------------
Apakah kamu Snouck Hurgronje era modern ?? Seluas matamu memandang tersirat seperti gaya Snouck Hurgronje ! Baper atau lucunya sebuah agama, surga atau neraka yang menjadi tujuan, negara aja menjamin penduduknya bebas merdeka menjalankan ibadahnya sesuai agamanya, kamu kok ngak menjamin dirimu untuk tidak ikut mencampuri ibadah/agama orang lain !!! Jangan-jangan hasil penelitian ini agak meleset................
---------------------------------------------------------------------------
SURVEI : GENERASI INDONESIA PALING BAHAGIA
Sumber : https://cantik.tempo.co/read/news/2017/02/10/330845296/survei-generasi-muda-indonesia-paling-bahagia
Anak muda di Indonesia termasuk yang paling bahagia di dunia
menurut sebuah survei yang dilakukan organisasi Inggris Varkey Foundation.
Dengan skor umum mencapai 90 persen maka kaum muda di Indonesia menempati
posisi teratas sebagaimana dikutip BBC.com, Jumat, 10
Februari 2017.
Parameter kebahagiaan itu antara lain mengukur tentang kepuasaan terhadap hidup yang dialami atau dihadapi saat ini. Angka 90 persen tersebut bermakna bahwa anak-anak muda di Indonesia merasa paling bahagia di bandingkan anak-anak muda di 19 negara lain yang disurvei. Posisi kedua ditempati kaum muda di Nigeria, disusul Israel, India, Argentina, dan Amerika Serikat.
"Anak-anak muda di Indonesia mencatat level tertinggi untuk kebahagiaan dengan skor bersih 90 persen, disusul kemudian oleh Nigeria, Israel, dan India. Ini mungkin menunjukkan bahwa tinggal di negara yang relatif makmur dan maju secara ekonomi tak serta merta menjamin kebahagiaan," begiu menurut tim peneliti Varkey Foundation.
Para peneliti juga melakukan kajian lebih jauh dengan bertanya faktor yang mendorong kebahagiaan dan pada level global. Ternyata faktor tertinggi yang menyebabkan kebahagiaan adalah kesehatan fisik dan mental.
Parameter kebahagiaan itu antara lain mengukur tentang kepuasaan terhadap hidup yang dialami atau dihadapi saat ini. Angka 90 persen tersebut bermakna bahwa anak-anak muda di Indonesia merasa paling bahagia di bandingkan anak-anak muda di 19 negara lain yang disurvei. Posisi kedua ditempati kaum muda di Nigeria, disusul Israel, India, Argentina, dan Amerika Serikat.
"Anak-anak muda di Indonesia mencatat level tertinggi untuk kebahagiaan dengan skor bersih 90 persen, disusul kemudian oleh Nigeria, Israel, dan India. Ini mungkin menunjukkan bahwa tinggal di negara yang relatif makmur dan maju secara ekonomi tak serta merta menjamin kebahagiaan," begiu menurut tim peneliti Varkey Foundation.
Para peneliti juga melakukan kajian lebih jauh dengan bertanya faktor yang mendorong kebahagiaan dan pada level global. Ternyata faktor tertinggi yang menyebabkan kebahagiaan adalah kesehatan fisik dan mental.
Untuk Indonesia, komitmen terhadap agama adalah penyebab utama
kebahagiaan. Hal yang sama terlihat di Nigeria, Turki, Cina, dan Brasil.
Anak-anak muda di Indonesia juga mengaku memiliki kesehatan emosional yang
baik, dan 40 persen dari mereka menyatakan tak merasa cemas, tidak di-bully, dan tidak kesepian.
Para peneliti Varkey Foundation melakukan survei pada September-Oktober 2016 di 20 negara dengan responden anak-anak muda yang lahir pada periode 1995-2001, yang juga dikenal dengan Generation Z. Mereka mendapat pertanyaan soal tingkat optimisme, kepercayaan diri, dan perasaan dicintai.
Selain Indonesia, negara yang disurvei adalah Nigeria, Israel, India, Argentina, Amerika Serikat, Cina, Rusia, Kanada, Brasil, Afrika Selatan, Jerman, Italia, Inggris, Prancis, Australia, Selandia Baru, Turki, Korea Selatan, dan Jepang dengan jumlah responden sekitar 20.000 orang.
Di Inggris, anak-anak muda yang disurvei mengaku memiliki kesehatan mental yang rendah, hanya 15 persen yang mengatakan punya waktu yang cukup untuk istirahat dan berolahraga.
Sama halnya dengan mayoritas negara yang diteliti, anak-anak muda di Inggris mengatakan mereka pesimistis dengan masa depan mereka. Indonesia, Cina, dan India termasuk tiga negara yang tidak mengikuti tren ini.
Bagi anak-anak muda di Indonesia, optimisme masa depan disebabkan oleh adanya nilai-nilai yang mendukung perdamaian yang dipegang anak-anak muda. Sementara kekhawatiran terbesar di masa depan adalah konflik dan perang.
Para peneliti Varkey Foundation melakukan survei pada September-Oktober 2016 di 20 negara dengan responden anak-anak muda yang lahir pada periode 1995-2001, yang juga dikenal dengan Generation Z. Mereka mendapat pertanyaan soal tingkat optimisme, kepercayaan diri, dan perasaan dicintai.
Selain Indonesia, negara yang disurvei adalah Nigeria, Israel, India, Argentina, Amerika Serikat, Cina, Rusia, Kanada, Brasil, Afrika Selatan, Jerman, Italia, Inggris, Prancis, Australia, Selandia Baru, Turki, Korea Selatan, dan Jepang dengan jumlah responden sekitar 20.000 orang.
Di Inggris, anak-anak muda yang disurvei mengaku memiliki kesehatan mental yang rendah, hanya 15 persen yang mengatakan punya waktu yang cukup untuk istirahat dan berolahraga.
Sama halnya dengan mayoritas negara yang diteliti, anak-anak muda di Inggris mengatakan mereka pesimistis dengan masa depan mereka. Indonesia, Cina, dan India termasuk tiga negara yang tidak mengikuti tren ini.
Bagi anak-anak muda di Indonesia, optimisme masa depan disebabkan oleh adanya nilai-nilai yang mendukung perdamaian yang dipegang anak-anak muda. Sementara kekhawatiran terbesar di masa depan adalah konflik dan perang.
--------------------------------------------------------------------------
Subscribe to:
Posts (Atom)
Alhamdullilah akhirnya bisa diakses juga....💘💗💖💕
-
Santai...menikmati hari ini 😍😍😍 Hmmm....menunggu "durian runtuh"😘😘 Bersabarlah darma ! 😋😋😋 Semoga se...


